Sebuah Catatan Kehidupan

Hidup itu anugerah, Hidup itu perjalanan panjang, Hidup itu penuh makna dan pelajaran.

Beberapa waktu yang lalu aku sempat menonton film pendek tentang Bullying, entah menggunakan bahasa apa, aku lupa, yang pasti tanpa ada subtitle. Jadi aku hanya melihat alur cerita dan ekspresi pemerannya saja.
Menceritakan Bullying di suatu asrama sekolah, di mana sekolah itu terdiri dari murid cowok semua.
Pendapatku setelah menonton film itu: Bullying merusak diri korban, pelaku dan orang di sekitarnya.

Korban
Jelas dia menjadi bulan-bulanan dari pelaku, mengalami kekerasan verbal, fisik atau mental atau bahkan kombinasi dari tiga hal itu.

Pelaku
Orang ini secara sadar ataupun tidak telah melakukan kekerasan untuk menunjukkan kekuasaan atau kekuatan, atau mungkin hanya sekedar mempermainkan dengan tingkat yang sangat keterlaluan.

Orang di sekitarnya
Bisa dikatakan, teman korban dan pelaku, ketika korban di-bully, dia yang mempunyai simpati dan empati akan berusaha menolong, bagi yang tidak maka akan menumbuhkan ketidakacuhan dan mencari selamat masing-masing.

Dalam kasus ekstrim: korban bunuh diri karena tidak kuat dengan bullying yang dia terima, teman korban berusaha menolong dengan melawan pelaku bahkan membunuh pelaku karena benci, pelaku mati terbunuh, teman korban tadi ditangkap dan dipenjara.

Ekstrim atau tidak, saya tidak mendukung Bullying!

20140109-073255.jpg

Posted in ,

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.